Padang– Sebanyak 390 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 9 Debarkasi Padang tiba dengan selamat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Pesawat yang membawa jemaah asal Kota Solok, Kota Padang Panjang, Kabupaten Solok Selatan, dan Kabupaten Solok itu mendarat pada pukul 10.23 WIB sebelum melanjutkan perjalanan menuju Asrama Haji Padang. Sabtu (13/6/2026).
Khusus bagi jemaah asal Kota Solok, Pemerintah Kota Solok menghadirkan penyambutan yang istimewa melalui jamuan makan bersama di Ruang Makan Asrama Haji Padang. Berbagai hidangan khas daerah seperti gulai jengkol, pucuk ubi, ayam goreng, serta beras Solok yang terkenal harum dan pulen disajikan sebagai bentuk penghormatan sekaligus pelepas rindu para jemaah terhadap kampung halaman.
Jamuan tersebut menjadi simbol kehangatan dan kedekatan antara pemerintah daerah dengan masyarakatnya. Setelah lebih dari 42 hari menikmati menu konsumsi di Tanah Suci yang berbeda cita rasa, kehadiran makanan khas Minangkabau memberikan kebahagiaan tersendiri dan menghadirkan kembali kenangan akan rumah.
Wali Kota Solok, Ramadhani, mengatakan bahwa penyambutan ini merupakan bentuk rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah dalam keadaan sehat dan selamat.
“Kami ingin menyambut para jemaah dengan penuh kehangatan, bukan hanya melalui ucapan selamat datang, tetapi juga dengan menghadirkan cita rasa kampung halaman yang selama ini mereka rindukan. Gulai jengkol, pucuk ubi, ayam goreng, dan beras Solok menjadi simbol bahwa mereka telah kembali ke rumah dan disambut dengan penuh cinta oleh masyarakatnya,” ujar Ramadhani.
Ia berharap seluruh jemaah dapat mempertahankan nilai-nilai kemabruran haji dan menjadi teladan di lingkungan masing-masing.
“Semoga ibadah yang telah dijalankan diterima Allah SWT dan para jemaah dapat membawa semangat kebersamaan, kesabaran, serta keikhlasan dalam kehidupan bermasyarakat. Pemerintah Kota Solok akan terus memberikan perhatian kepada para tamu Allah yang telah mengharumkan nama daerah,” tambahnya.
Salah seorang jemaah, Bustami, mengaku terharu dengan penyambutan yang diberikan setibanya di tanah air. Menurutnya, jamuan makanan khas daerah menjadi pengobat rindu setelah sekian lama berada di Tanah Suci.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa kembali dengan selamat. Saat melihat hidangan gulai jengkol, pucuk ubi, dan mencium aroma beras Solok yang baru dimasak, rasanya seperti semua kerinduan kepada kampung halaman langsung terobati. Ini menjadi sambutan yang sangat berkesan bagi kami,” ungkap Bustami.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang telah melayani jemaah sejak keberangkatan hingga kepulangan.
“Pelayanan yang kami terima sangat baik, mulai dari embarkasi, selama berada di Arab Saudi, hingga kembali ke Asrama Haji Padang. Terima kasih kepada seluruh petugas yang telah mendampingi kami dengan penuh kesabaran dan keikhlasan,” katanya.
Kedatangan Kloter 9 Debarkasi Padang ini menambah deretan jemaah haji Sumatera Barat yang telah kembali ke tanah air dengan selamat. Seluruh proses penyambutan dan pemulangan berlangsung tertib, lancar, dan penuh kehangatan, meninggalkan kesan mendalam bagi para jemaah yang akhirnya dapat kembali berkumpul bersama keluarga tercinta.(Humpro)
