
Tangerang Selatan — Kementerian Haji dan Umrah menggelar Konsolidasi dan Penguatan Kapasitas Kehumasan sebagai strategi memperkuat sosialisasi program dan kebijakan penyelenggaraan ibadah haji. Kegiatan berlangsung pada 21–23 September 2026 di Trembesi Hotel, Tangerang Selatan, Banten.
Kegiatan tersebut diikuti jajaran kehumasan dari Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Provinsi se-Indonesia serta Asrama Haji se-Indonesia. Konsolidasi ini menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi, kapasitas, dan strategi komunikasi publik dalam menyampaikan berbagai informasi terkait penyelenggaraan ibadah haji kepada masyarakat.
Menteri Haji dan Umrah menekankan bahwa humas memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan informasi pemerintah dapat tersampaikan secara tepat kepada masyarakat. Terlebih, perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat menuntut pengelolaan komunikasi publik yang lebih responsif dan strategis.
“Peran humas sangatlah penting, terlebih di era teknologi seperti sekarang. Dengan berbagai dinamika dan permasalahan dalam penyampaian informasi, humas menjadi bagian yang sangat vital dalam memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Menteri Haji dan Umrah.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital telah mengubah pola masyarakat dalam memperoleh informasi. Kondisi tersebut menuntut insan humas tidak hanya mampu menyampaikan informasi, tetapi juga memahami karakteristik media dan kebutuhan publik.
Melalui kegiatan konsolidasi ini, Kementerian Haji dan Umrah mendorong peningkatan kapasitas humas di seluruh unit kerja agar mampu membangun komunikasi publik yang efektif, terintegrasi, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Selain memperkuat kemampuan teknis kehumasan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan strategi komunikasi antara pusat, Kanwil Kemenhaj Provinsi, hingga Asrama Haji di seluruh Indonesia.
Dengan penguatan tersebut, informasi mengenai program, kebijakan, layanan, serta penyelenggaraan ibadah haji diharapkan dapat disampaikan secara lebih cepat, akurat, dan mudah dipahami masyarakat.
Konsolidasi dan Penguatan Kapasitas Kehumasan Lingkup Kementerian Haji dan Umrah mengusung tema “Sebagai Strategi Sosialisasi Program dan Kebijakan Penyelenggaraan Ibadah Haji” dan berlangsung selama tiga hari, 21–23 September 2026, di Trembesi Hotel, Jalan Pahlawan Seribu Lot VIIA, CBD-BSD, Tangerang Selatan, Banten.
“Kegiatan konsolidasi ini menjadi momentum penting bagi kami di Asrama Haji untuk memperkuat kapasitas kehumasan, khususnya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara cepat, akurat, dan mudah dipahami. Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi saat ini, humas dituntut tidak hanya mampu menyampaikan informasi, tetapi juga membangun komunikasi publik yang efektif dan responsif,” ujar Afrizen.
Ia menambahkan, penguatan koordinasi antara Kementerian Haji dan Umrah, Kanwil Kemenhaj Provinsi, serta Asrama Haji se-Indonesia diperlukan agar penyampaian informasi terkait layanan dan penyelenggaraan ibadah haji memiliki pesan yang selaras.
“Kami berharap hasil konsolidasi ini dapat diterapkan di masing-masing satuan kerja, sehingga Asrama Haji tidak hanya memberikan pelayanan yang baik, tetapi juga mampu mengkomunikasikan berbagai program dan layanan kepada masyarakat secara profesional dan transparan,”tambahnya.(Humpro).
