Padang — Keberangkatan Jemaah Haji Kloter 14 PDG pada Sabtu (9/5/2026) menandai berakhirnya operasional penerbangan Haji Fase I Embarkasi Padang Tahun 1447 H/2026 M. Jemaah diberangkatkan menuju Jeddah menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 3514 melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
Prosesi pelepasan jemaah berlangsung penuh khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat serta unsur penyelenggara haji. Turut melepas langsung keberangkatan jemaah hingga ke pesawat yakni bersama Kepala Kanwil Kemenhaj Prov.Sumbar, Kabiro Kesra Prov.Sumbar, Kepala Otoritas Bandara, Kepala BKK, Kepala Asrama Haji kelas I Padang, pimpinan Garuda Indonesia, Angkasa Pura, Gapura, serta jajaran Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Padang.
Dengan diberangkatkannya penerbangan GA 3514 tersebut, maka seluruh rangkaian penerbangan Haji Fase I Embarkasi Padang resmi berakhir dengan capaian on time performance (OTP) 100 persen tanpa kendala operasional.
Selama operasional keberangkatan haji tahun ini, Embarkasi Padang telah memberangkatkan sebanyak 5.374 jemaah haji. Selain itu, sebanyak 5.374. Tercatat pula sebanyak 191 jemaah pengguna layanan kursi roda (WCHR) mendapatkan pendampingan dan pelayanan khusus selama proses keberangkatan.
Dalam kesempatan tersebut, Andre Rosiade menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas dan unsur pelayanan yang terlibat dalam penyelenggaraan operasional haji Embarkasi Padang tahun ini.
“Alhamdulillah, seluruh proses keberangkatan jemaah haji Embarkasi Padang berjalan lancar, tertib, dan tepat waktu. Ini tentu hasil kerja keras seluruh pihak, mulai dari petugas PPIH, Kemenhaj Sumbar, Asrama Haji, pihak bandara, maskapai, tenaga kesehatan, keamanan, hingga seluruh unsur pendukung lainnya. Kami sangat mengapresiasi dedikasi para petugas yang telah bekerja tanpa mengenal waktu demi memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Asrama Haji Kelas I Padang, Afrizen mengatakan keberhasilan operasional keberangkatan haji tahun ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholder yang terlibat.
“Keberhasilan penyelenggaraan embarkasi haji ini tidak terlepas dari kerja sama dan kekompakan seluruh pihak. Alhamdulillah seluruh kloter dapat diberangkatkan dengan aman, tertib, dan tepat waktu. Kami juga terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, khususnya kepada jemaah lansia dan berkebutuhan khusus,” ungkapnya.
Ia menambahkan, berakhirnya Fase I penerbangan haji menjadi momentum evaluasi sekaligus rasa syukur atas kelancaran pelayanan yang telah diberikan kepada ribuan jemaah asal Sumatera Barat dan Bengkulu.(Humpro)
