Padang – Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Padang, Dr. H. Afrizen, menerima kunjungan resmi dari Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Barat, Dr. H. M. Rifki, pada Kamis (11/12/2025). Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penguatan koordinasi antarinstansi setelah terbentuknya Kanwil Kemenhaj Sumbar pada 28 November 2025.
Saat ini, Kanwil Kemenhaj Sumbar masih berkantor sementara di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat. Dengan struktur organisasi yang baru berjalan, kebutuhan akan kantor definitif menjadi pembahasan utama dalam kunjungan tersebut. Asrama Haji Padang menjadi lokasi yang dipertimbangkan karena kesiapan sarana, aksesibilitas, dan lingkungan pendukung.
Dalam pertemuan itu, Dr. H. Afrizen menyampaikan kesiapan Asrama Haji Padang untuk mendukung penempatan Kantor Kanwil Kemenhaj Sumbar di kawasan asrama. Ia menegaskan bahwa Asrama Haji memiliki fasilitas yang memadai dan representatif untuk mendukung aktivitas operasional Kemenhaj.
Gedung Marwah di lingkungan Asrama Haji Padang diproyeksikan menjadi lokasi kantor baru Kemenhaj. Gedung ini dinilai strategis karena terintegrasi dengan berbagai fasilitas layanan jemaah dan pusat kegiatan penyelenggaraan haji. Afrizen berharap keberadaan kantor Kemenhaj di asrama dapat mempercepat koordinasi dan meningkatkan efektivitas layanan.
Selain penempatan kantor, pertemuan ini juga membahas persiapan penyelenggaraan haji tahun 2026. Kedua pihak sepakat untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji Sumatera Barat. Asrama Haji Padang berkomitmen menjaga kesiapan akomodasi dan fasilitas pendukung lainnya.
Pada kesempatan itu, Dr. H. M. Rifki menyampaikan apresiasi atas sambutan dan kesiapan Asrama Haji Padang. Ia menilai bahwa penempatan Kanwil Kemenhaj di Gedung Marwah akan mempermudah proses koordinasi serta meningkatkan efisiensi layanan. “Keberadaan kantor kami di Asrama Haji akan memperpendek jalur koordinasi dan pengambilan keputusan terkait pelayanan jemaah,” ujar Rifki.
Rifki juga menambahkan bahwa pihaknya melihat Asrama Haji Padang sebagai mitra strategis yang sangat vital dalam penyelenggaraan ibadah haji. Menurutnya, kolaborasi kuat antara Kemenhaj dan Asrama Haji akan menjadi fondasi penting dalam penguatan operasional dan pelayanan tahun 2026.
Selain itu, Rifki menekankan pentingnya persiapan matang mulai dari aspek akomodasi, pengelolaan data, pengaturan alur jemaah, hingga peningkatan kapasitas SDM. Ia menegaskan bahwa sinergitas kelembagaan harus berjalan selaras agar seluruh tahapan penyelenggaraan haji dapat berlangsung dengan optimal.
Pertemuan ini menandai awal dari penguatan hubungan kerja antara Kementerian Haji dan Umrah Sumbar dan UPT Asrama Haji Embarkasi Padang. Melalui kolaborasi yang lebih intens, kedua instansi berkomitmen menghadirkan pelayanan haji yang lebih unggul dan profesional.
Dengan dukungan fasilitas yang memadai, kesiapan SDM, serta pijakan regulasi yang jelas, keberadaan Kanwil Kemenhaj di lingkungan Asrama Haji Padang diharapkan mampu memperkuat tata kelola penyelenggaraan haji di tingkat provinsi. Upaya ini juga menjadi langkah nyata dalam menghadirkan layanan yang lebih cepat, mudah, dan responsif bagi jemaah haji Sumatera Barat. (HumPro)

