Perkuat Layanan Jemaah, PPIH–PPPIH Matangkan Program Kerja dan Uji Simulasi Pelayanan Haji
Padang — Menjelang puncak operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bersama Panitia Pembantu Penyelenggara Ibadah Haji (PPPIH) menggelar silaturahmi strategis yang dirangkaikan dengan pemaparan program kerja serta simulasi pelayanan haji, pada Senin (20/04/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dalam memastikan kesiapan menyeluruh para petugas Dalam forum tersebut, seluruh unsur petugas lintas bidang hadir untuk menyatukan langkah dan memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan prima kepada jemaah haji.
Pemaparan program kerja menjadi agenda utama, Mulai dari kesiapan akomodasi, distribusi konsumsi, pengaturan transportasi, hingga layanan kesehatan jemaah, seluruhnya disusun secara terintegrasi guna menjamin kelancaran proses pelayanan sejak kedatangan hingga keberangkatan jemaah.
Melalui kegiatan ini, PPIH dan PPPIH menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan yang profesional, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaah haji. Dengan persiapan yang matang dan kolaborasi yang kuat, diharapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dapat berjalan lancar serta memberikan pengalaman terbaik bagi para tamu Allah.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Barat, M. Rifki, menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan haji sangat ditentukan oleh sinergi dan profesionalisme seluruh petugas. “Pelayanan haji bukan hanya tentang menjalankan tugas, tetapi bagaimana kita memberikan pelayanan yang terbaik, humanis, dan penuh tanggung jawab kepada jemaah sebagai tamu Allah,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Asrama Haji Kelas I Padang, Afrizen, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kesiapan seluruh petugas secara optimal. Ia juga menekankan pentingnya simulasi sebagai bagian dari uji kesiapan. “Simulasi pelayanan ini sangat penting untuk mengukur sejauh mana kesiapan petugas di lapangan. Dari sini kita bisa mengidentifikasi potensi kendala dan segera melakukan penyempurnaan sebelum operasional haji dimulai,”tutupnya. (Humpro)
