Padang — Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Asrama Haji Padang menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan haji yang ramah bagi jemaah lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, serta perempuan pada penyelenggaraan haji tahun 2026.
Komitmen tersebut terlihat dalam proses penyambutan jemaah calon haji Kloter 7 Padang asal Kota Bukittinggi dan Kota Pariaman yang tiba di Asrama Haji Padang, Kamis (30/4/2026) pukul 12.00 WIB. Sebanyak 393 jemaah disambut dengan layanan terpadu yang mengedepankan kenyamanan, keamanan, dan kemudahan akses bagi seluruh jemaah.
Sejak kedatangan, petugas PPIH dan PPPIH telah memberikan perhatian khusus kepada jemaah lansia dan disabilitas melalui pendampingan intensif, penyediaan fasilitas penunjang seperti kursi roda, serta bantuan mobilitas di setiap titik layanan. Sementara itu, pelayanan bagi jemaah perempuan juga diperkuat melalui penyediaan fasilitas yang ramah dan sesuai kebutuhan.
Kepala Asrama Haji Padang, Afrizen, menyampaikan bahwa pendekatan pelayanan yang inklusif menjadi prioritas dalam memastikan seluruh jemaah dapat menjalani proses dengan nyaman.
“Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan yang ramah bagi seluruh jemaah, khususnya lansia, disabilitas, dan perempuan. Ini bukan hanya soal pelayanan teknis, tetapi juga bentuk kepedulian agar seluruh jemaah merasa aman, nyaman, dan dihargai,” ujarnya.
Ia menambahkan, meskipun seluruh jemaah mendapatkan standar pelayanan yang sama, perhatian lebih tetap diberikan kepada kelompok rentan guna mengantisipasi berbagai kebutuhan khusus selama berada di asrama.
Dengan penguatan layanan berbasis inklusivitas tersebut, PPIH Asrama Haji Padang berharap seluruh jemaah dapat menjalani tahapan persiapan haji dengan lancar dan optimal, sebagai bekal untuk menunaikan ibadah di Tanah Suci dengan khusyuk dan tenang.(Humpro)
