Padang – Kota Padang sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelayanan Embarkasi se-Indonesia yang berlangsung pada 12–14 Agustus 2025. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, pada Selasa (12/08/2025) malam di Auditorium Istana Gubernur Sumbar.
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI, Prof. Hilman Latief, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, khususnya kepada Gubernur Mahyeldi, atas dukungan dan pembinaan berkelanjutan terhadap PPIH Embarkasi Padang. Tema yang diusung tahun ini, “Aman, Nyaman, Mabrur Sepanjang Umur”, menjadi semangat bersama dalam memperkuat kualitas pelayanan bagi jemaah haji.
Prof. Hilman menegaskan bahwa pelayanan haji di Sumatera Barat pada tahun 2025 termasuk yang paling minim keluhan dari jemaah. Selain itu, ia juga mendorong pengembangan ekosistem ekonomi haji, salah satunya melalui ekspor bumbu masakan ke Arab Saudi yang sudah dimulai sejak 2023, dari 16 ton menjadi 3,4 juta boks. Bahkan, bumbu rendang khas Sumatera Barat diharapkan dapat masuk dalam menu jemaah haji di masa mendatang.
Lebih lanjut, Dirjen PHU juga mendorong pengembangan HajjStore di setiap Asrama Haji se-Indonesia. Konsep ini diharapkan mampu memberdayakan pelaku usaha lokal serta menciptakan nilai tambah ekonomi dari sektor pendukung ibadah haji.
Agenda Rakoor dan Evaluasi ini juga menghadirkan diskusi panel yang diisi oleh narasumber nasional. Sekretaris Utama Badan Penyelenggara Haji Republik Indonesia, Teguh Dwi Nugroho, membawakan materi tentang kebijakan dan mitigasi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Sementara itu, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Muhammad Zain, menyampaikan review layanan haji dalam negeri. Kegiatan ini dimoderatori oleh Ketua Forum Komunikasi Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi se-Indonesia, Munib Maksum.
Sebanyak 200 peserta hadir dalam kegiatan ini, terdiri dari pejabat Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI, Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi se-Indonesia, Kepala Bidang PHU, serta perwakilan Kementerian Agama dari berbagai provinsi. Kehadiran mereka menjadi ajang bertukar pengalaman dan menyamakan strategi dalam peningkatan kualitas layanan embarkasi.
Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Padang, Dr. H. Afrizen, S.Ag., M.Pd., selaku Ketua Pelaksana kegiatan, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Rakoor ini dengan lancar. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan forum strategis tahunan untuk mengevaluasi pelaksanaan pelayanan embarkasi dan debarkasi haji, merumuskan rekomendasi kebijakan, dan memperkuat koordinasi lintas embarkasi.
Afrizen menambahkan bahwa tujuan utama Rakoor ini adalah menyamakan persepsi, meningkatkan mutu pelayanan, dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dalam manajemen pelayanan haji. “Momentum ini juga menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan potensi daerah dan kearifan lokal Sumatera Barat kepada peserta dari seluruh Indonesia,” ujarnya.
Dengan suksesnya penyelenggaraan Rakoor dan Evaluasi Pelayanan Embarkasi se-Indonesia di Kota Padang ini, diharapkan koordinasi antar-embarkasi semakin solid, kebijakan pelayanan semakin tepat sasaran, dan kualitas pelayanan haji di Indonesia semakin meningkat, membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat. (HumPro)

