Sambut Kepulangan Kloter 10, Afrizen Apresiasi Kekompakan Jemaah PDG

Padang Suasana haru dan penuh kebersamaan mewarnai kedatangan Jemaah Haji Kloter 10 Debarkasi Padang (PDG) yang berasal dari Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat. Pesawat yang membawa rombongan mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Minggu (14/6/2026) pukul 12.55 WIB.

Sejak proses kepulangan hingga tiba di Asrama Haji Padang, kekompakan para jemaah menjadi pemandangan yang mencuri perhatian. Jemaah yang lebih muda terlihat sigap membantu para jemaah lanjut usia, mulai dari membawa barang bawaan, mendampingi saat berjalan, hingga memastikan mereka tetap nyaman selama proses debarkasi.

Tidak hanya itu, semangat saling membantu juga tercermin dari kesediaan beberapa jemaah untuk membadalkan ibadah bagi jemaah lansia yang mengalami keterbatasan fisik selama berada di Tanah Suci. Sikap kepedulian tersebut menunjukkan kuatnya rasa persaudaraan yang terjalin di antara sesama anggota kloter.

Kepala Asrama Haji Padang, Afrizen, menyampaikan apresiasi atas kebersamaan dan solidaritas yang ditunjukkan oleh seluruh jemaah Kloter 10 PDG.

“Kami sangat mengapresiasi kekompakan yang ditunjukkan oleh jemaah Kloter 10. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada para jemaah lansia, menjadi contoh yang sangat baik. Nilai-nilai kebersamaan seperti inilah yang mencerminkan esensi ibadah haji, yaitu saling membantu dan memperkuat ukhuwah,” ujar Afrizen.

Menurutnya, kekompakan tersebut turut memperlancar seluruh proses pelayanan selama pemulangan sehingga para jemaah dapat kembali ke daerah asal dengan nyaman dan aman.

Salah seorang jemaah, Mulyohendri, mengungkapkan bahwa rasa kekeluargaan di dalam Kloter 10 sudah terbangun sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air. Ia menilai seluruh jemaah memiliki kepedulian tinggi tanpa membedakan usia maupun latar belakang.

“Kami sudah menganggap semua sebagai keluarga sendiri. Kalau ada jemaah lansia yang membutuhkan bantuan, kami dengan senang hati mendampingi. Bahkan beberapa teman juga bersedia membantu membadalkan ibadah agar para lansia tetap mendapatkan kemudahan dalam menjalankan rangkaian haji. Alhamdulillah, kebersamaan ini membuat perjalanan kami terasa lebih ringan dan penuh berkah,” tutur Mulyohendri.

Kisah kebersamaan Kloter 10 PDG menjadi gambaran bahwa ibadah haji tidak hanya mengajarkan hubungan spiritual dengan Allah SWT, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan solidaritas di antara sesama umat. Semangat tersebut diharapkan dapat terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi masyarakat setelah para jemaah kembali ke kampung halaman masing-masing. (Humpro)

Read Previous

Beras Solok, Gulai Jengkol dan Pucuk Ubi sambut Kepulangan Jemaah Kloter 9 di Asrama Haji Padang

Read Next

Dari Madinah ke Minangkabau, Jemaah Haji Kloter 12 Tiba dengan Selamat di Tanah Air

Open Chat WhatsApps
Klik, Untuk Chat Langsung
WhatsApps
Hallo, untuk pemesanan kamar dapat langsung menghubungi kami dengan cara mengklik "Open Chat WhatsApps" dibawah